LDR: JAUH DI MATA, DEKAT DI HATI

LDR: JAUH DI MATA, DEKAT DI HATI

Lebih ‘ngetrend’ dgn sigkatan LDR, Long Distance Relationship yang intinya hubungan jarak jauh. Bisa terjadi antara suami-istri atau yang masih pacaran. Kalo dibayangkan memang nampak sulit..buat apa membina hubungan kalo terpisah fisik satu sama lain??? Bisakah langgeng? Yuk..kita intip beberapa pengalaman soal LDR ini, termasuk saya, yg baru saja masuk kelompok ini…

Bagi sebagian besar orang, hal ini adalah hal paling di hindari…Bagaimana tidak? Selain tidak pernah bertemu secara fisik, hubungan non-fisik pun nampaknya tidak semulus yg dibayangkan. Terutama perempuan, kekhawatiran akan diabaikan, dilupakan, atau ditinggalkan akan muncul seiring dengan kecemasan menghadapi hari-hari sendirian. Kekhawatiran inilah yang akhirnya menimbulkan pola-pola pikir yang tidak perlu yang akan memicu perselisihan, hingga renggang bahkan putusnya hubungan. Buang-buang energi saja sebetulnya. Tapi kelompok ini juga tidak bisa disalahkan. Ini soal perasaan individu. Hak mereka untuk itu!!!

Ada sebagian lagi yang menerima kondisi hubungan jarak jauh ini (LDR) karena tuntutan kondisi. Pasangan bekerja atau belajar di luar kota, bahkan mungkin luar negeri. Mau tidak mau, harus menjalani LDR bahkan untuk jangka waktu lama, atau bahkan selamanya. Hal ini terjadi di perumahan di mana saya tingla, lebih dari 50% penghuninya menjalani LDR. Memang mereka rata2 bekerja dan sama-sama tidak bisa mnegalah. Meskipun ada ibu-ibu rumah tangga, mereka memilih tetap di kota gudeg ini dgn alasan pendidikan dan lingkungan pergaulan anak-anak mereka yang dirasa lebih baik di sini..

Yang jelas, siapapun ditawarin LDR, pasti dlm hati kecilnya TIDAK MAU. Lantas, apa yang harus kita lakukan demi lancarnya LDR? (ini berdasar pengalaman pribadi)

  • Pastikan Anda tahu alamat lengkap dan contact pasangan dengan jelas. Bahkan sesekali kunjungi tempat tinggalnya (bila memungkinkan)
  • Mintalah nomor teman terdekat pasangan atau saudara yang tinggal dekat dengan pasangan sehingga bisa menghubungi kala pasangan sulit dihubungi
  • Usahakan komunikasi sehat yg lancar dan dlm waktu yang tepat baik melalui telepon, sms, Chat, e-mail, dan media komunikasi lain yang skrg pastinya makin canggih, termasuk facebook dll.
  • Hindari membahas masalah serius dlm hubungan LDR, jika masih memungkinkan atur pertemuan untuk pembicaraan serius atau cari waktu yang tepat bila pasangan di luar negeri dan kesulitan bertemu.
  • Agendakan jadwal kunjungan, baik Anda maupun pasangan. Ini akan membuat satu sama lain bersemangat untuk melewati hari-hari dan menyambut pertemuan.
  • Tetaplah menempatkan pasangan sbg orang nomor satu yang tahu segala hal tentang kita. Kesetiaan dan kepercayaan menjadi modal utama.
  • Penuhi hari-hari Anda dengan berbagai aktivitas. Kalau Anda tidak bekerja, carilah kegiatan lain seperti ikut kursus, kelompok social, atau hal-hal positif lainnya. Kalu Anda masih belajar, isi waktu luang dgn ekskul atau kegiatan part time lainnya.
  • Bila saat pertemuan itu datang, jangan sia-siakan…saatnya menunjukkan besar cinta dan kasih sayang dgn pasangan…hindari percekcokan..dan akhiri dgn hal-hal yang sangat berkesan

Ada banyak hal yang memang harus dipertimbangkan sebelum menjalani LDR. Jika tidak, semua bisa kacau. Berpikir positif, bertindak positif dan bermimpi positif, hindari prasangka-prasangka…Yakin bahwa Tuhan telah menjaga pasangan kita dgn baik. Ini hanya masalah jarak..dan cinta itu ada di HATI..bisa dirasakan dalam jarak ribuan kilometer!!! Percayalah!!!

2 thoughts on “LDR: JAUH DI MATA, DEKAT DI HATI

  1. ketika jarak jd kendala kita, hanya punya setia,percaya,pengertian n komunikasi untuk jd senjata kita…keadaan akan selalu berubah n kita hrs bs adaptasi dgn keadaan baru itu. bagaimana bunda? setuju tu, tapi yang namanya naluri wanita harus tetep jalan donk bun,, mencium bau-bau ketidaksehatan dalam hubungan,,, semangadd LDR ^_^

    • setuju ayu..bahwa kl qta benar2 cinta maka perasaan yg kuat akan mnegarah ke feeling yg tajam terhadap sgala yg terjadi terhadap pasangan. Harus siap dgn segal kemungkinan dan sadar sepenuhnya bahwa cinta sejati hanya kepadaNya dan Dia lah yang akan menjaga semuanya. Tetap tenang dan positive..semangat!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s