KURUS + GEMUK = SEXY: Impian Para Wanita…

KURUS + GEMUK = SEXY: Impian Para Wanita

“Hurray..berat badanku naik 1 kilo..tinggal 4 kilo lagee..”. Begitu lah status Facebook saya beberapa hari lalu. Ungkapan gembira ada tanda-tanda kenaikan berat badan, berarti saya tidak cacingan atao menderita sakit anti gemuk!!! Dengan berat badan 45 tinggi 165 nampaknya masih jauh dari ideal. Kalau duduk, nampak sudah proporsional, tapi begitu berdiri, kurus! Dan tahukah Anda, kurus itu identik dengan apa? Pertanda apa? Bagaimana orang menilai? Bagaimana si kurus menjalani kondisi tubuhnya?

Bagi setiap perempuan, termasuk saya (dulu), pasti menginginkan tubuh ideal, sexy, montok, padat berisi, menonjol depan belakang (maaf). Body seperty ‘biola’ begitu katanya. Namun tentu tidak semua beruntung mempunyai badan ideal. Bahkan mungkin tak satu pun manusia di dunia ini sempurna apalagi soal body. Ada saja yang kurang. Yang kurus pengen gemuk, yang gemuk pengen kurus. Dan semua ingin sehat!!!

Bagi yang gemuk, berbagai usaha dilakukan mulai dari olahraga, obat, jamu, diet ketat dan segala macam upaya pengurusan. Para gemuk merasa itu hal sulit, dan lebih gampang menggemukkan badan. Tumbuh tuh ke atas..ga ke samping..begitu tagline iklan produk susu non-fat…

Lalu lihatlah para kurus. Mereka juga mati-matian menggemukkan badan karena gampang sekali menjadi kurus, seperti saya. Minum susu penambah berat badan yang mahal, fitness, makan tengah malam, minum obat penggemuk, minum jamu, ngemil dan sebagainya juga dijalani. Bagi sebagian orang mungkin berhasil tp tidak untuk saya yang hanya full moon face aja, gemuk pipi…

Akhir-akhir ini banyak penyedia produk penurun dan penaik berat badan yang dijual melalaui bisnis MLM dan nampaknya laku keras. Satu solusi untuk mereka yang benar-benar berniat naik atau turun berat badan. Namun benarkah antara gemuk dan kurus itu sexy? Setelah berpikir sampe makin kurus gara2 pengen menggemukkan badan, saya pun pasrah. Let it be..

Badan ideal memang didapat dengan perhitungan tinggi dan berat badan.

Berat Badan Ideal: (TB – 100)-((TB-100)X100%) atau

BBI = (TB-100) -10%

Dan pertimbangan itu nampaknya lebih mengarah ke efek kesehatan, bukan semata-mata pandangan mata yang terlihat secara fisik. Jika setelah dihitung-hitung ternyata lebih atau kurang, jangan panik!!! Masih banyak cara dan bukan jalan pintas. Dan jika gagal, tetap:

  • Hindari diet berlebihan. Atau makan berlebihan.
  • Rutin olahraga.
  • Banyak minum, makan buah dan sayur, hindari makanan berkolesterol tinggi. Hindari terlalu banyak alcohol
  • Hindari rokok dan obat-obat terlarang, narkotika.
  • Jaga kebersihan tubuh. Bila perlu lakukan perawatan tubuh, tp tidak harus ke salon.
  • Berkegiatan positif
  • Berpikir positif. Barpikir bahwa Anda sudah sexy, maka orang juga akan mendapat energi bahwa ketika melihat Anda, Anda nampak sexy. Bukankah sekarang semua produk justru dibuat ramping dan mini…TV flat, slim fit, city car…(haha..ga penting)..Hemat tempat, ngirit.. Pake baju juga gampang..kegedean tinggal dipermak..coba baju kekecilan, langsung ga bisa dipake…Lihatlah juga para model dunia..ga ada yg overweight..semua langsing (bahkan kurus)..So just take it as it is..
  • Banyaklah bersyukur bahwa yang diberika Tuhan sudah yang terbaik untuk umatnya. Tidak ada si gemuk, tanpa si kurus, dan semua saling melengkapi.

Saya pribadi sekarang lebih tenang, tidak terobsesi lagi bagaimana punya tubuh sexy spt gitar ato biola. Dan ajaib…dengan berpkit tenang, otomatis berat badan naik perlahan…Tetaplah berusaha secara logis dan tepat, yang penting SEHAT dan Anda akan nampak SEXY!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s