GURU UNTUK ANAKKU

Hari-hari terakhir untuk anakku yg masih 3.5 tahun bersama pegasuh kesayangnnya, membuatnya makin dekat saja. Semalam ketika si pengasuh keluar sebentar mengunjungi saudaranya, anakku mengkhawatirkannya. Duh..dia lebih dekat dgn si pengasuh drpd ayahnya..Sambil menunggu si pengasuh pulang, Nobel, anakku bermain laptop bersamaku. Nonton Power Rangers!!! Cuma liat2 gambar aja sih…diinternet banyak sekali dan dia suka. Dia klik sana sini…Maklum di sekolah sdh ada computer for kids…dia jg sering melihatku bekerja di laptop..jd di menirukan aja..Pengasuhnya memang sering mengajaknya belajar di malam hari sambil bermain. Dgn segala keterbatasan lulusan SMP, aku lihat dia cukup sabar menemani NObel belajar warna, gambar, doa2..Aku terharu..pembantu saja mampu melakukan itu…Ya..meski dgn keterbatasannya..(terimakasih mb Rom, ‘guru’ kesayangan Nobel di rumah)…

Menemaninya sambil sesekali kulihat dia riang gembira bs berpindah dari satu gambar ke gambar lain…”Bunda, aku bisa sendiri..” begitu teriaknya sambil terus liat gambar power rangers dan klik san-sini. “Kok Nobel bisa sih,?”pertanyaan bodoh tp aku ingin tahu jawabannya. “Iya, kan Nobel belajar,”katanya bangga. Ya..selama ini dia selalu tekankan itu. Dan betapa anakku hari ini bangga dgn guru-gurunya. ”Bunda tadi Ms. Sari (guru playgroupnya) ga sekolah.” ”Lho kenapa?”tanyaku. ”Ms Sari bobok di lumah, kan sakit pelut. Pelutnya besal kayak pelut ayah. Ada dedeknya.” begitulah dia menyampaikan kalau gurunya hamil. ”Trus aku tadi bikin es teler sama Ms.Tiwi sama Ms.Nita…” terus saja dia cerita sepulang dr playgroup.

Bosan main laptop, kami pun pindah ke tempat tidur. Sudah jam 9 malam. ”Ayo Nbel bobok dulu, baca doa,” bagitu rayuku biar dia mau terbiasa baca doa. ”Iya..baca doa bobok ya Bunda,”katanya. Nobel mulai baca doa bobok, baca buat ayah bunda, bacaan sholat…sampai dia terlelap.

Aku beajar lg dari kejadian ini. Betapa sabar guru-guru Nobel di sekolah mengahdapi 25 anak usia 3 tahun dgn karakter yg berbeda. Bahkan saking sabarnya, anak2 nge’fans’ sama gurunya. Bahkan lebih percaya perkataan gru drpd kami orang tuanya. Luar biasa. Terimakasih tak terhingga untuk guru-guru anakku. Yg mengajari ibadah, doa-doa, komputer, bahasa Inggris, berhitung,bermain..semuanya…..!!! Dan kami selalu dibuat kaget dgn kepintaran anakku setiap hari…ada aja yg baru!!

Bagaimana dgn kita2 orang tuanya? Sudahkah kita turut aktif menemani tugas perkembangan anak kita?Minimal aktif mendukung usaha guru di sekolah? Bagaimanapun, kita yg lebih bertanggungjawab, bukan guru mereka. Meski banyak yg salah mengartikan ketika anak tidak mampu, guru yg jadi sasaran, sekolah yg jadi sasaran kesalahan. Padahal betapa sebetulnya tugas ada di pundak orang tua, dna guru bersifat membantu belajar di sekolah, mendidik kepribadian, dan itu harus konsisten ketika sampai di rumah.

Sebagai ibu, saya kadang merasa bersalah dan malu. Aku tidak punya cukup banyak waktu untuk menemani anakku belajar, bahkan mendidiknya dalam belajar hidup. Meski selalu saya usahakan mengkuti perkembangannya, pola g dibentuk dlm keluarga pasti akan jauh lebih baik hasilnya. Apalagi jika mampu berkolaborasi dgn guru di sekolah. Makanya tiap hari saya aktif berkomunikasi dgn guru2 anakku melalui buku diary.

Marilah para orang tua, terutama yg masih muda dan baru seperti kami, bahwa peran orang tua mendidik sudha ada sejak anak masih dlm kandungan. Ikuti perkembangan anak, berikan porsi yg lebih banyak untuk mereka, jangan sampai terabaikan. Seberapapu kita sibuk, dan seminim apapun kemampuan kita, kita harus berperan, dan guru akan membantu di sekolah.

Terima kasih untuk Ms. Tiwi, Ms. Nita, Ms. Sari, Ms. Nico…atas kesabarannya mendampingi anak kami sampai hari ini dan hari2 berikutnya… Semoga selalu diberi kekuatan, kesehatan, kesabaran…dan SELAMAT HARI GURU..!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s