UJIAN NASIONAL..??!! SIAPA TAKUT… !!

Dag dig Dug…sebentar lagi siswa2 yang di kelas 9 SMP dan 12 SMA akan menghadapi UN..Ujian Nasional, penentuan selama tiga tahun belajar di bangku sekolah! Pastinya bukan hanya para siswa yang bersiap, orang tua pun tak kalah cemas nya..apalagi guru yang setiap hai mendampingi siswa belajara di sekolah. But…khawatir, cemas, takut, gak percaya diri..semua tidak akan membantu apa-apa kecuali pikiran negatif yang akan mengarahkan ke hal negatif… .

Anak-anak yang khawatir tidak lulus, orang tua yang khawatir anaknya tidak lulus, atau sekolah yang khawatir karena siswa nya tidak lulus…Hmmm…kalau semua khawatir, bukankah itu ladang yang empuk bagi para setan untuk terus melakukan hal negatif.. Misal saja anak jadi mencontek, ‘membeli’ kunci jawaban, mencari bocoran soal, membayar rang untuk membahas soal sebelum ujian dilaksanakan, dan segala cara dilakukan untuk sebuah kata LULUS. Padahal tahun ini akan ada 5 paket soal untuk UN. Ini berari kalau satu ruangan untuk 20 anak, hanya akan ada 4 anak yang memiliki tipe soal sama dan dipastikan duduk nya pun berjauhan. Nah lo…ga bisa nyontek deh… :p

Tapi secerdik-cerdik pembuat soal dan pengawas melakukan tindakan antisipatif dan berusaha terus untuk meningkatkan kualitas soal dan penyelenggaraan UN, siswa dan orang-orang yang menjadikan UN sebagai lahan empuk pun tidak kalah meng-upgrade kualitas pencontekan..Padahal mereka adalah anak-anak yang cerdas, yang pintar, yang sholeh, yang menjadi tumpuan masa depan. Mereka hanya TIDAK PERCAYA DIRI…๐Ÿ™‚

Atau mungkin kekhawatran itu dikarenakan ketidaktahuan dan kurang pahamnya si anak dan orang tua terhadap apa dan bagaimana sebenarnya Ujian Nasinal tersebut. Tidak ada salahnya jika Bapak/Ibu orang tua siswa memahami UN secara menyeluruh, misal orang ta juga membaca PerMendiknas No. 46 tahun 2010 dan PerMendikNas no. 45 tahun 2010..semua mengenai pelaksanaan dn kriteria kelulusan… Atau minimal sekolah juga melakukan sosialisasi kepada orang tua dan siswa tentang keduanya. Selanjutnya hal yang juga wajib diketahui siswa dan orang tua, dibantu pihak sekolah adalah memahami SKL (Standar Kompetensi Lulusan) untuk tingkat SMP maupun SMA. Sehingga siswa bisa belajar secara terarah dan konsen ke butir-butir dalam KISI-KISI tersebut. Pastinya untuk semua hal tersebut di atas sudah dilaksanakan seluruh sekolah. Bahkan sekolah juga melakukan pendalaman materi, dan tes uji coba ( try out) untuk UN tersebut.

Lagi-lagi masih ada banyak faktor yang harus diperhatikan juga selain aspek kognitif. Peran orang tua dalam mendukung putra-putri tercinta tentunya memegang perannan penting. Dukungan psikologis dan afektif menjadi hal penting untuk menumbuhkan kepercayaan diri siswa. Terkadang banyak siswa pintar dan cerdas pun GAGAL dalam ujian karena perasaan yang tidak PEDE, khawatir, takut dan deg-deg an…

So buat ananda yang mau menghadapi UN, hindari belajar SKS atau sistem kebut semalam…Berikut sharing persiapan UN:

  • Mulai belajar dari sekarang kalau belum bisa dari jauh-jauh hari…Sesuai dengan SKL yang ada.
  • Ikut bimbingan belajar juga bisa, tetapi hati-hati mesti memilih yang efisien dan efektif, jagan hanya tergiur nama esar saja tetapi kualitas pembelajaran yang sesuai dengan cara belajar kamu
  • Perbanyak latihan soal dengan alokasi waktu yang disesuaikan
  • Berlatih mengisi form lembar jawaban untuk pengaturan waktu dan membiasakan diri
  • Siapin alat tulis yang diperlkan dan tiak berlebihan
  • Makan dan minum yang bergizi sehingga tidak mudah letih, lelah dan terserang penyakit.
  • Biasakan relax di akhir pekan untuk sekedar nonton di rumah atau melakukan aktivitas yang kamu suka namun tidak berbahaya
  • Usahakan untuk tidak bepergian terlalu jauh atau melelahkan atau terlalu berbahaya apalagi untuk hal-hal yang kurang penting
  • Isi waktu luang untuk pilihan: belajar atau refreshing sejenak
  • Mm..yang sdang dimabuk cinta dan fall in love, bsa lah di rem sebentar dan konsen ke pelajaran. Atau sekarang udah jaman BBM, YM, skype dll sehingga komunikasi bisa cepat dan mudah, tidak menghabiskan waktu. Batasi intensitasnya.
  • Berdoa dan beribadah tentunya.
  • Mohon maaf kepada orang tua, keluarga, guru, teamn dan memohon dukungan untuk ujian.
  • Hindari terlalu mengandalkan teman, orang lain, atau bocoran soal dsb
  • Jangan mudah percaya akan isu kunci jawaban dan bocoran soal

Nah..semoga sukses ujian nasional kali ini ya…NOTHING’s IMPOSSIBLE..So…terus PERCAYA DIRI…DO UR BEST and LET GOD DO tHE REST….๐Ÿ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s