MEMILIH SEKOLAH UNTUK SI KECIL

Dear Moms and Dads,

Bulan-bulan seperti ini pasti orang tua sedang sibuk mencari tempat si kecil bersekolah. Apalagi kalau masih orang tua baru, artinya menyekolahkan anak pertama, seperti juga saya. Belum ada pengalaman anak sebelumnya, sehingga masih menimbang-nimbang dan berpikir mencari sekolah yang sesuai. Sesuai di sini tentu saja bukan hanya sesuai keinginan orang tua dan kemampuan orang tua, tetapi sesuai dengan perkembangan bakat dan minat anak.

Tak bisa dipungkiri, orang tua yang memiliki anak usia 2 tahun bahkan sudah survey mencari preschool (kelompok bermain) untuk anaknya. Demikian pusingnya karena banyak sekali bermunculan preschool dengan berbagai nama, kurikulum, dan kegiatan pembelajaran yang cukup menarik. Menjamurnya berbagai jenis preschool ini salah-salah bisa jadi merepotkan orang tua ketika belum mampu memilih yang tepat. Pra school (pre sekolah) menyediakan layanan pendidikan sebelum usia sekolah, juga mengidentifikasi bakat minat anak sejak usia dini sesuai perkembangan usianya. Lanjutan persekolahan ini adalah taman kanak-kanak (TK) atau tenar dengan kindergarten dlm bahasa Inggrisnya. Yang mungkin lebih rumit lagi adalah memilih sekolah dasar  untuk si kecil karena yang sebenra-benarnya sekolah mulai pada tingkatan ini dan akan selama 6 tahun belajar di SD ini.

Kira-kira sekolah mana yang cocok untuk putra putri kita?? Berikut ada beberapa sharing pengalaman saya mencari preschool (KB), kindergarten (TK) dan primary/elementary school (SD):

  • Carilah info dan referensi dari orang terdekat yang telah punya pengalaman menyekolahkan anak di preschool baik itu tetangga, saudara, teman
  • Lakukan survei melalui web, telepon atau datang langsung ke lokasi untuk menanyakan informasi dasar.
  • Pertimbangkan jarak rumah ke sekolah, waktu tempuh, jam mulai belajar, jam pulang sekolah, kemungkinan antar-jemput.
  • Kunjungi sekolah untuk mengetahui kurikulum, program, fasilitas dan biaya tentunya.
  • Kurikulum sekolah ada pilihan antara Nasional, Nasional Plus, dan International. Bahkan dari setiap kurikulum tersebut masih dipecah lagi menjadi berbagai basis dan metode, salah satunya yang berbasis agama, alam, dan lainnya.
  • Konsultasikan program sekolah dengan konselor atau kepala sekolah atau guru yang bertugas secara detail
  • Perhatikan bangunan dan fasilitas sekolah, juga lingkungan sekolah. perhatikan segi keamanan juga.
  • Lihat dan sesuaikan dengan bakat minat anak, cek aktivitas ekskul, ruang kelas dan kegiatan para siswa termasuk metode belajar.
  • Libatkan anak dalam memilih sekolah: Ajak anak datang langsung ke calon sekolahnya untuk menilai lingkungan dan para guru
  • Masukkan anak ke kelas coba (trial class) bila ada. Tanyakan kesan anak setelah mengikuti program tersebut.

Ok, ayah bunda mama papa, semua ada plus minusnya. Yang penting tetap berpijak pada bakat dan minat anak, dan bersekolah menjadi nyaman untuk anak. Tetapi orang tua wajib hukumnya untuk berperan serta mendidik anak, tidak begitu saja menyerahkan anak ke sekolah.

Selamat mencari sekolah…🙂

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s